Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

bagi kesehatan bukan rahasia umum. Akan tetapi, sekalipun semua orang tahu persis bahaya merokok, hal ini tidak membuat para perokok serta-merta berhenti merokok. Selain itu, tidak hanya perokok aktif yang mendapatan efek negatif rokok. Perokok pasif yang terkena asapnya saja bisa mendapatkan efek dari rokok yang membahayakan.

Di Inggris sendiri ada sekitar 100 ribu orang meninggal setiap tahunnya karena merokok. Kematian terebut berhubungan dengan bahaya merokok yang bisa menyebabkan penyakit kanker, penyakit paru, dan penyakit jantung
Di Indonesia, persentase orang yang mengonsumsi rokok dinyatakan terbesar se-Asia Tenggara. Selain itu, berdasarkan data yang diterbitkan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Southeast Asia Tobacco Control Alliance, beserta Komisi Pengendalian Tembakau, Indonesia menduduki urutan ketiga dengan jumlah perokok terbanyak di dunia setelah China dan India pada tahun 2012.
Merokok memang meningkatkan risiko sejumlah penyakit dengan kandungan yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah nikotin.

Berikut beberapa bahaya merokok dan beberapa penyakit yang timbul karena rokok :

  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Kanker paru-paru.
  • Penyakit jantung.
  • Kanker, seperti kanker mulut, hidung tenggorokan, kerongkongan (esofasgus), pankreas, kandung kemih, leher rahim, darah (leukemia), dan ginjal. 
  • Bahan kimia pada tembakau dapat merusak lapian pembuluh darah dan memengaruhi jumlah lemak dalam aliran darah. Hal tersebut meningkatkan risiko penyakit pengerasan pembuluh darah (ateroma).

14 Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru dengan Pola Hidup Sehat

Paru-paru (lung) merupakan organ tubuh yang ada di dalam dada yang melakukan peran utama dalam sistem pernafasan. Fungsi utama dari paru-paru adalah menukarkan oksigen dengan karbondioksida atau yang biasa dikenal sebagai proses bernafas. Paru-paru juga memiliki peran dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh dan merupakan salah satu sistem ekskresi. Organ paru-paru terdapat pada mamalia termasuk manusia.
Berikut ini uraian dari anatomi organ paru-paru manusia :
  • Paru-paru terletak di bagian rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk selangka tepat diatas perut
  • Antara paru-paru dan perut terdapat sekat tipis yang disebut sebagai diafragma. Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu bagian kanan dan bagian kiri.
  • Keduanya dipisahkan oleh jantung dan pembuluh-pembuluh besar lainnya yang ada di dalam rongga dada.
  • Paru-paru kanan memiliki ukuran dan berat yang lebih besar dibandingkan dengan paru-paru bagian kiri.
  • Paru-paru bagian kanan memiliki berat rata-rata 620 gr pada orang dewasa dan paru-paru bagian kiri memiliki berat rata-rata 560 gr. Paru-paru dilindungi oleh selaput yang membungkusnya yang disebut sebagai pleura.
  • Selaput pleura sendiri terdiri dari 2 bagian yaitu pleura visceral yang membungkus paru-paru secara langsung dan juga pleura parietal yang membungkus bagian luar paru-paru.
  • Antara kedua selaput pleura ini terdapat rongga yang disebut sebagai kavum pleura yang hampa udara sehingga dada bisa berkembang kempis saat melakukan aktivitas bernafas.
  • Selain itu, di dalam pleura juga terdapat minyak yang berfungsi untuk melumas bagian paru-paru dan dada jika terjadi gesekan antara keduanya.
Paru-paru merupakan bagian yang terdiri sebagian besar dari gelembung. Gelembung-gelembung inilah yang menjadi tempat pertukaran antara oksigen dengan karbondioksidsa. Banyaknya gelembung di dalam paru-paru sekitar 700 juta gelembung dengan ukuran berbeda-beda tergantung dengan dimana letaknya gelembung tersebut berada.
Fungsi Paru-paru
Fungsi utama dari paru-paru adalah melakukan pertukaran oksigen dan karbondioksida atau yang seringkali disebut dengan bernafas. Paru-paru juga memiliki fungsi penting lainnya yaitu menyeimbangkan kadar asam basa yang ada di dalam tubuh. jika asam basa di dalam tubuh tinggi maka paru-paru akan otomatis mengeluarkan karbondioksida lebih banyak.
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital di dalam tubuh manusia, oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara menjaga kesehataN paru-paru supaya dapat bekerja lebih optimal. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru seperti berikut ini.
1. Belajar cara bernafas dengan baik
Mengetahui bagaimana cara bernafas dengan baik dan benar diperlukan teruma bagi anda yang sedang mengalami gangguan pernafasan. Anda bisa mempelajarinya dari orang yang lebih ahli seperti terapis dan dokter.
2. Minum air putih secukupnya
Air putih adalah obat dari segala penyakit di dalam tubuh. Air putih mengandung oksigen yang akan membuat paru-paru akan bekerja lebih optimal, seperti disegarkan oleh air putih. Selain itu, air putih juga bisa membersihkan segala kotoran atau lendir yang ada di paru-paru. Minumlah air putih secukupnya 8 gelas per hari.
3. Olahraga secara rutin
Dengan melakukan olahraga rutin anda bisa melatih pernafasan dan juga bisa mengencangkan otot-otot pernafasan sehingga bisa bernafas dengan baik. Anda tidak harus melakukan olahraga yang berat namun, juga bisa dengan melakukan tips olahraga ringan saja seperti jogging atau jalan kaki setiap pagi dan sore hari. Ingat ya, lakukanlah secara rutin.

2. Mengkonsumsi makanan sehat
Konsumsilah makanan sehat dan makanan yang mengandung antioksidan seperti jeruk karena bisa menyehatkan paru-paru. Usahakan untuk tidak memakan makanan yang banyak mengandung lemak terutama lemak jenuh. Pastikan anda juga mengkonsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang.
3. Hindari perilaku merokok dan tempat yang berasap
Bagi perokok aktif, tentunya bukan menjadi hal baru bahwa dirinya akan beresiko tinggi terkena penyakit paru-paru. Namun juga bahaya perokok pasif yang menghirup asap rokok juga memiliki resiko bahkan lebih besar terkena penyakit paru-paru. Polusi juga bisa menyebabkan kerja paru-paru berat dan menyebabkan penyakit paru-paru.
4. Menjaga berat badan ideal
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, jantung dan paru-paru. Badan yang telalu gemuk dapat membuat kerja jantung dan paru-paru lebih berat Karena orang gemuk membutuhkan oksigen yang lebih banyak. Jadi sebaiknya anda menjaga berat badan supaya lebih ideal sehingga anda bisa lebih sehat dan terhindari dari berbagai jenis penyakit.
5. Hindari makan makanan yang bergas
Makanan dan minuman yang mengandung gas seperti bahaya minuman bersoda, bahaya alkohol, nangka, kubis, brokoli, melon, bawang merah, lobak, timun, kol dan lainnya. Makanan yang bergas bisa membuat pernafasan menjadi tidak enak.
6. Hindari paparan zat klorin secara langsung
Zat klorin bisa membuat kerja paru-paru menjadi lebih berat dibandingkan biasanya. Klorin tidak hanya berasal dari makanan saja namun juga bisa berasal dari air PDAM. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan penyaring atau filter pada keran air supaya klorin tidak ikut terbawa.
7. Tidak makan makanan dan minuman yang dingin
Menghindari sebisa mungkin makanan dan minuman yang dingin sangat dianjurkan karena jaringan yang ada di paru-paru sangat sensitif terhadap suhu dingin, bahkan bisa membekukan pembuluh darah. Jadi, sebaiknya makanlah saat masih hangat saja. (baca juga : bahaya minum air es)
8. Mengurangi makanan yang menyebabkan lendir di paru-paru
Makanan yang bisa menyebabkan penumpukan lendir adaah makanan yang mengandung banyak gula seperti coklat dan permen. Lendir yang menempel pada paru-paru ini nantinya dapat mengakibatkan penyakit paru-paru kronis jika tidak diketahui gejalanya.
9. Menjaga tubuh supaya tidak stress
Paru-paru juga erat kaitannya dengan emosi manusia. Hal ini akan menyebabkan paru-paru lebih bekerja keras dibandingkan biasanya jika anda sedang sedih, marah atau depresi.
10. Bernafas dengan hidung
Jika anda memiliki kebiasaan bernafas dengan mulut sebaiknya untuk segera menghentikan kebiasaan tersebut. Bernafas menggunakan hidung dapat membuat udara yang masuk dalam tubuh menjadi lebih bersih karena, dibersihkan dengan bulu hidung yang memang berfungsi untuk menyaring kotoran dari udara.
11. Makan makanan yang mengandung omega 3
Makanan dengan omega 3 tinggi dapat menjadi obat yang mengalami penyakit pernafasan seperti asma dan bronchitis.
12. Makanan bervitamin C
Makanan yang mengandung vitamin C sangat baik untuk paru-paru karena bisa meringankan kerja paru-paru hingga lebih optimal.
13. Bawang putih
Di dalam bawang putih mengandung zat yang disebut zat acilin yang bisa membuat infeksi hilang dari paru-paru.
14. Konsumsi buah
Sebaiknya konsumsi buah dan sayuran yang bisa membersihkan paru-paru seperti buah apel, berry, delima dan anggur.

Jenis Penyakit Paru-paru

Penyakit paru-paru merupakan penyakit yang menganggu proses bernafas gejalanya berawal dari sulit ketika bernafas dan nyeri di bagian dada. Penyakit paru-paru biasanya bersifat progresif atau akan meningkat sehingga sangat penting untuk melakukan deteksi dini sebelum penyakit sudah parah.
  • Kanker paru-paru
Kanker paru-paru merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan ganas dan disinyalir merupakan penyakit nomer satu yang membunuh manusia dibandingkan dengan kanker lainnya. Kanker paru-paru terjadi karena munculnya jaringan sel kanker atau tumor yang berada di jaringan paru-paru sehingga menyebabkan mutasi sel paru-paru dan membuat paru-paru rusak. Penyakit kanker paru-paru disebabkan oleh asap rokok atau asap lainnya yang mengandung racun dan terendap dalam jangka waktu lama di dalam paru-paru.
  • Paru-paru basah
paru-paru basah merupakan penyakit yang terjadi karena bakteri, kuman atau virus yang menyerang jaringan paru-paru. Gejala yang biasa dialami oleh penderitanya adalah adanya batuk berdahak dengan dahak warna kuning pucat, penyebab dada sakit, sulit bernafas dan demam tinggi. Untuk mengobatinya bisa menggunakan antibakteri untuk membunuh bakteri yang ada di dalam paru-paru.
  • Tuberculosis
Tuberculosis terjadi oleh virus mycrobacterium tuberculosis yang biasanya didapatkan dari percikan air liur para penderitanya. Gejala TBC yang akan dialami oleh penderitanya adalah demam tinggi, batuk tidak kunjung sembuh hingga mengeluarkan darah, muncul keringat dingin dan kehilangan nafsu makan sehingga tubuh akan menjadi kurus.
  • Asma
Asma terjadi karena adanya penyempitan saluran pernafasan karena adanya pemebengkakan pada jaringan di dalam paru-paru. Penyempitan saluran pernafasan ini kmeudian akan menyebabkan penderitanya sulit bernafas. Asma biasnya terjadi karena alergi atau karena melakukan aktivitas yang berat. Penderita asma yang alergi dingin biasanya yang banyak mengalami kambuh. Gejala asma jika dibiarkan akan menjadi parah dan menyebabkan kematian. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan deteksi dini asma. Asma biasanya ditandai dengan keluarnya air ingus saat alergi, sesak nafas hingga berbunyi “ngik”, nyeri pada bagian dada dan kehilangan koordinasi tubuh.
  • Bronchitis
Bronchitis merupakan penyakit yang menyerang daerah bronkus di bagian paru-paru. Gejalanya ditandai dengan nyeri dada, sesak nafas, batuk dan demam. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kuman, bakteri atau virus yang menyerang paru-paru. Sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

7 Kiat Menjaga Kesehatan Jantung

KOMPAS.com - Penyakit jantung memang menjadi salah satu penyebab utama kematian.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskular. Artinya, angka tersebut mencapai 31 persen dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia.
Lebih dari tiga per empat kematian akibat penyakit kardiovaskularnini terjadi di negara berkembang, dan berpenghasilan rendah sampai sedang.
Baca juga : Sengaja Tidak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung
Bagaimana dengan di Indonesia?
Survei Sample Registration System (SRS) pada 2014 menunjukkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Indonesia menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke. Jumlahnya mencapai 12,9 persen.
Data Riskedas tahun 2013 juga menunjukkan prevalensi tertinggi untuk penyakit kardiovaskular di Indonesia adalah PJK, sebesar 1,5 persen.
Jika dilihat berdasarkan kelompok umur, PJK paling banyak terjadi pada kelompok umur 65-74 tahun (3,6 persen) diikuti kelompok umur 75 tahun ke atas (3,2 persen), kelompok umur 55-64 tahun (2,1 persen) dan kelompok umur 35-44 tahun (1,33 persen).
Meskipun Anda tidak memiliki kekuatan untuk mengubah beberapa faktor risiko -seperti riwayat keluarga, jenis kelamin atau usia, namun ada beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan.
Anda bisa terhindar dari masalah jantung di masa depan dengan menerapkan gaya hidup sehat.
Berikut adalah tujuh kiat mencegah penyakit jantung.
1. Jauhi rokok
Merokok adalah salah satu faktor risiko paling signifikan untuk mengembangkan penyakit jantung.
Bahan kimia di tembakau dapat merusak jantung dan pembuluh darah, menyebabkan penyempitan arteri akibat penumpukan plak (aterosklerosis).
Baca juga : Poligami Bisa Bikin Pria Sakit Jantung

Atherosclerosis akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung.
Karbon monoksida dalam asap rokok menggantikan beberapa oksigen dalam darah. Hal ini meningkatkan tekanan darah dan detak jantung dengan memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memasok kebutuhan oksigen.
Wanita yang merokok dan minum pil KB berisiko lebih besar terkena serangan jantung atau stroke daripada mereka yang tidak merokok atau minum pil KB. Sebab, keduanya dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah.
2. Olahraga 30 menit setiap hari
Aktivitas fisik dapat membantu mengendalikan berat badan dan mengurangi kesempatan  untuk mengembangkan kondisi lain yang dapat membuat tekanan pada jantung, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
Secara umum, Anda harus melakukan olahraga ringan, seperti berjalan dengan kecepatan tinggi, selama sekitar 30 menit pada hampir setiap hari dalam seminggu.
Berolahraga hanya 10 menit setiap hari pun cukup memberikan manfaat besar untuk jantung.
3. Konsumsi makanan yang baik
Mengonsumsi makanan sehat bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Diet kaya buah, sayuran dan biji-bijian dapat membantu melindungi jantung.
Baca juga : Berapa Besar Kemungkinan Terjadi Serangan Jantung Saat Bercinta?
Konsumsi juga kacang, produk susu rendah lemak atau bebas lemak, daging tanpa lemak, dan ikan sebagai bagian dari makanan sehat.
Hindari terlalu banyak garam dan gula dalam makanan. Selain itu, membatasi lemak tertentu yang Anda makan juga merupakan hal penting.
Dari jenis lemak - jenuh, polyunsaturated, monounsaturated, dan trans fat, usahakan membatasi atau menghindari lemak jenuh dan lemak trans.
Usahakan menjaga lemak jenuh hingga 5-6 persen dari kalori harian Anda. Dan cobalah untuk menghindari lemak trans dari makanan Anda.
Sumber utama lemak jenuh meliputi: daging merah, produk susu berlemak penuh, kelapa dan minyak sawit.
Sumber lemak trans meliputi: makanan yang digoreng, produk roti, makanan ringan kemasan, margarin, kerupuk, keripik, dan kue kering.
Jika label nutrisi memiliki istilah "sebagian terhidrogenasi" atau "terhidrogenasi," itu berarti produk mengandung lemak trans.
Tapi, Anda tidak perlu memotong semua lemak dari makanan Anda. Lemak sehat dari sumber nabati - seperti alpukat, kacang-kacangan, zaitun dan minyak zaitun - membantu jantung Anda dengan menurunkan jenis kolesterol jahat.
4. Pertahankan berat badan yang sehat
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan kondisi yang meningkatkan peluang terkena penyakit jantung -termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
Sindrom metabolik -kombinasi lemak di sekitar perut, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi dan trigliserida tinggi, juga meningkatkan risiko penyakit jantung.
Salah satu cara untuk melihat apakah berat badan Anda sehat adalah menghitung indeks massa tubuh (BMI).
Ini yang mempertimbangkan tinggi dan berat badan dalam menentukan apakah Anda memiliki persentase lemak tubuh sehat atau tidak sehat.
Baca juga : 9 Kebiasaan yang Wajib Diterapkan untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Angka BMI 25 dan lebih tinggi, umumnya dikaitkan dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
Lingkar pinggang juga bisa menjadi alat yang berguna untuk mengukur seberapa banyak lemak perut yang Anda miliki.
Pria umumnya dianggap kelebihan berat badan jika ukuran pinggang mereka lebih besar dari 101,6 centimeter.
Wanita umumnya kelebihan berat badan jika ukuran pinggang mereka lebih besar dari 88,9 centimeter.
5. Tidur cukup dan berkualitas
Kurang tidur tidak hanya membuat Anda menguap sepanjang hari tapi juga membahayakan kesehatan.
Orang yang kurang tidur memiliki risiko obesitas lebih tinggi, tekanan darah tinggi, serangan jantung, diabetes dan depresi.
Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam.
Salah satu tanda Anda cukup tidur adalah Anda terbangun tanpa alarm dan merasa segar kembali.
Tapi jika membutuhkan perjuangan untuk bangun dari tempat tidur, itu pertanda Anda butuh lebih banyak tidur.
6. Mengelola stres
Beberapa orang mengatasi stres dengan cara yang tidak sehat - seperti makan berlebihan, minum atau merokok.
Menemukan cara alternatif untuk mengelola stres - seperti aktivitas fisik, latihan relaksasi atau meditasi - dapat membantu memperbaiki kesehatan Anda.
Baca juga : Ini Waktu Serangan jantung Paling Sering Terjadi
7. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi bisa merusak jantung dan pembuluh darah Anda.
Namun tanpa tes, Anda mungkin tidak akan tahu apakah Anda memiliki kondisi ini. Lakukan pemetaan untuk memantau kesehatan Anda.
Tekanan darah 
Anda harus menjalani tes tekanan darah setidaknya dua tahun sekali untuk menyaring tekanan darah tinggi sebagai faktor risiko penyakit jantung dan stroke, mulai usia 18 tahun.
Jika Anda berusia 40 atau lebih, atau Anda berusia antara 18 dan 39 dengan tekanan darah tinggi yang tinggi, mintalah dokter untuk membaca tekanan darah setiap tahun.
Tekanan darah optimal kurang dari 120/80 milimeter merkuri (mm Hg).
Kadar kolesterol
Orang dewasa umumnya harus mengukur kadar kolesterol setiap lima tahun mulai usia 18 tahun.
Pengujian sebelumnya mungkin dianjurkan jika Anda memiliki faktor risiko lain, seperti riwayat keluarga.
Pemetaan diabetes
Diabetes adalah faktor risiko untuk mengembangkan penyakit jantung, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk memetakan diabetes.
Jika Anda memiliki kondisi seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, atau diabetes, dokter mungkin meresepkan obat dan merekomendasikan perubahan gaya hidup.
Pastikan untuk minum obat sesuai resep dokter Anda dan ikuti rencana gaya hidup sehat.

10 Cara Menjaga Kesehatan Lambung Dan Usus Paling Efektif

Lambung dan usus merupakan bagian dari organ tubuh manusia yang memegang peranan penting. Kedua organ tersebut sangat berperan dalam sistem pencernakan , baik itu manusia maupun hewan. Lambung serta usus berfungsi untuk mencerna serta menyerap sari makanan yang kita konsumsi. Kemudian sisa olahan dari sari makanan tersebut akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk feses. Maka, jika kedua organ tersebut mengalami gangguan atau kerusakan, maka akan sangat berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu, sangatlah penting bagi kita untuk selalu menjaga agar kedua organ tubuh tersebut agar selalu sehat dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Nah, tahukah Anda bagaimana cara menjaga kesehatan lambung dan usus agar selalu sehat? Silahkan menyimak ulasan berikut ini:
  1. Makan Secara Teratur
Membiasakan diri untuk selalu makan teratur Salah satu fungsi dari lambung adalah memproduksi asam lambung yang nantinya dipergunakan untuk mencerna makanan yang kita konsumsi dalam bentuk yang lebih kecil. Nah, jika asupan makanan dalam tubuh berkurang, maka asam tersebut nantinya akan dapat melukai organ produsennya yaitu lambung. Jika Anda tidak makan secara teratur maka bisa terkena penyakit maag akut  yang ditandai dengan gejala maag kronis. Jika dokter sudah memberikan diagnosis tersebut maka Anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi makanan untuk penderita maag kronis.
  1. Membiasakan Mengunyah Makanan Lebih Lama
Tahukah Anda apabila lambung bekerja terlalu berat dalam proses mencerna makanan yang kita konsumsi maka dapat menyebabkan dinding organ tersebut terlalu sering bergesekan. Akibatnya maka bagian dinding lambung bisa terluka. Untuk mencegah hal tersebut, maka para ahli kesehatan sangat menganjurkan agar kita lebih lama pada saat mengunyah makanan. Biarkan hingga tekstur makanan yang nantinya diserap tubuh menjadi lebih lembut. Selain itu, dengan mengunyah makanan lebih lama maka makanan tersebut akan dapat dinetralkan oleh air liur kita, sehingga nantinya tidak akan berdampak pada peningkatan asam lambung pada saat makanan tersebut dicerna oleh lambung. Makan terlalu cepat juga bisa menyebabkan sering bersendawa dan cegukan terus menerus.
  1. Memperbanyak Konsumsi Makanan Berserat
Mengkonsumsi makanan yang kaya serat alami akan sangat membantu tubuh dalam mempertahankan kesehatan organ lambung dan usus. Ada banyak produk makanan yang lengkap dengan kandungan serat yang sangat tinggi.

Semua jenis makanan ini bisa dikonsumsi setiap hari baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.Makanan berserat dapat membantu gerakan usus serta melancarkan pengeluaran sisa pencernakan, yaitu dalam bentuk feses. Kebiasaan ini akan melindungi tubuh dari penyakit wasir, sembelit, tukak lambung, kanker usus dan semua kondisi karena akibat kurang serat bagi tubuh.
  1. Mengurangi Makanan yang Terlalu Pedas, Asam, dan Manis
Mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, dan terlalu banyak mengandung gula dapat beresiko meningkatnya produksi asam lambung. Sehingga hal tersebut dapat mengakibatkan empedu bekerja lebih keras. Selain itu juga dapat memicu pertumbuhan bakteri jahat yang ada dalam usus. Untuk itu, sebaiknya mulailah untuk mengurangi makanan yang terlalu pedas, asam, maupun terlalu manis agar kesehatan lambung dan usus Anda tetap terjaga. Terlebih untuk wanita hamil harus menghindari semua bahaya makanan pedas untuk ibu hamil.
  1. Perbanyak Asupan Cairan untuk Tubuh
Cukupnya cairan dalam tubuh kita akan sangat membantu dalam proses pencernakan. Air dapat membantu menghilangkan racun-racun berbahaya dalam tubuh. Selain itu, air juga berfungsi untuk melarutkan nutrisi-nutrisi yang diserap tubuh seperti vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya agar nantinya mudah diserap oleh tinja. Hal tersebut tentu saja akan sangat membantu Anda untuk mengatasi gangguan sembelit. Bahkan efek kekurangan air putih bagi tubuh juga ternyata sangat fatal.  Kita bisa mendapatkan asupan cairan dengan cara mengkonsumsi air putih maupun minuman lainnya yang rendah kafein, maupun dengan mengkonsumsi cairan yang berasal dari sari buah maupun sayuran.
  1. Hindari Konsumsi Minuman Mengandung Kafein, Alkohol, dan Soda
Kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi ternyata bisa menyebabkan bahaya kafein bagi tubuh. Meskipun mengkonsumsi kafein memang sudah menjadi bagian dari gaya hidup tapi memang harus diperhatikan. Produk yang mengandung kafein, alkohol, maupun soda, hal tersebut akan dapat memicu ketidaknyamanan pada organ lambung yang pada akhirnya akan mengakibatkan refluk pada organ tersebut. Tidak hanya kafein sebab ternyata ada juga dampak bahaya alkohol bagi kesehatan. Sementara bahaya minuman bersoda bagi kesehatan bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang sangat buruk. Jadi lebih baik jika Anda terbiasa minum air putih .
  1. Hindarkan Diri dari Stress
Kondisi stress bisa berpengaruh pada kesehatan organ pencernaan lho. Hal tersebut telah dikemukanan oleh beberapa peneliti yang telah diterbitkan dalam jurnal kesehatan usus. Mereka berpendapat bahwa stress yang dialami seseorang akan dapat menimbulkan peradangan pada usus dan pada akhirnya akan menyebabkan terganggunya fungsi saraf parasimpatis yang merupakan saraf yang berfungsi untuk mengontrol gerakan pada usus. Apabila seseorang sedang dalam kondisi stress, maka hal tersebut bisa berdampak antara lain adalah berkurangnya aliran darah ke dalam perut, berkurangnya jumlah produksi enzim pencernakan, serta dapat menimbulkan beberapa masalah sistem pencernakan seperti kembung, sembelit, maupun timbulnya rasa mulas. Untuk menghadapi masalah ini maka Anda bisa melakukan berbagai cara mengatasi stress super ampuh.
  1. Rutin Berolahraga
Selain kondisi stress, obesitas juga memiliki peranan penting terhadap kesehatan sistem pencernaan kita. Hal tersebut telah dikemukakan oleh beberapa hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal clinical gastroenterology dan hepatologi. Kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa hubungan antara kondisi obesitas, kurangnya berolahraga, dan beberapa kondisi sistem pencernakan seperti diare, nyeri perut, maupun terjadinya gangguan iritasi yang dialami oleh usus besar. Untuk itulah, maka mereka sangat menyarankan agar kita rutin dalam melakukan latihan gerak tubuh atau berolahraga. Berbagai gerakan akan benar-benar sangat membantu dalam upaya mengurangi berbagai jenis gangguan pencernaan. Selain itu, dengan melakukan olah raga secara rutin dan teratur akan membuat tubuh lebih bugar, meningkatkan mood, serta menghindarkan diri dari stress. (baca juga : bahaya obesitas terhadap kesehatan)
  1. Menghindari Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji merupakan salah satu jenis makanan yang sangat berbahaya bagi sistem pencernakan khususnya lambung dan usus. Hal tersebut dikarenakan dalam olahan makanan tersebut mengandung tidak sedikit bahan tambahan seperti pengawet maupun MSG. Dan bagi mereka yang sedang mengalami masalah dengan sistem pencernaannya harus menghindari jenis makanan ini. Dampak bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan biasanya muncul dalam waktu yang lama sebagai akumulasi kebiasaan makan yang buruk.
  1. Atur Porsi Makan
Tubuh kita memiliki berbagai macam jenis enzim yang sangat membantu dalam proses pencernaan makanan. Apabila jumlah makanan yang kita konsumsi terlalu berlebihan, maka tubuh akan bekerja lebih keras untuk memproduksi enzim-enzim tersebut guna proses mencerna makanan. Kondisi seperti ini akan dapat mengakibatkan gangguan terhadap sistem pencernakan sepertu mulas, perut terasa begah, dan beberapa kondisi lainnya. Semua nutrisi dari makanan yang kita makan tentunya akan diserap oleh tubuh melalui sistem pencernaan. (baca juga : akibat kelebihan karbohidrat dalam tubuh)
Memilih jenis sumber nutrisi yang baik bagi tubuh adalah hal yang sangat penting, terutama bagi sistem pencernakan kita seperti lambung dan juga usus. Karena apabila kita salah memilih jenis makanan yang kita konsumsi, hal tersebut justru akan sangat merugikan kesehatan pencernakan kita. Dan kita tahu bahwa memiliki gangguan pencernakan tentu saja merupakan hal yang tidak menyenangkan bukan?

Tips Perawatan Kaki: 7 Cara Menjaga Kesehatan Kaki

Perawatan kaki merupakan sesuatu yang penting yang harus dilakukan oleh semua individu untuk mencapai kesehatan yang optimal.
Kaki memiliki kontribusi penting dalam aktivitas sehari-hari seperti berdiri dan berjalan.
Tubuh bagian bawah terutama kaki memiliki tugas untuk mendukung berat seluruh tubuh dan menjadi bagian yang paling sering digunakan.
Berikut tujuh tips untuk merawat dan menjaga kesehatan kaki:
1. Periksa dan raba kaki secara teratur.
Memeriksa kaki akan membantu dalam mendeteksi jika terjadi perubahan atau penyimpangan pada kaki seperti perbedaaan warna kaki, tebal, suhu, dan kaki pecah-pecah.
Jika terjadi perubahan yang ekstrim segera konsultasikan dengan dokter.
2. Cuci kaki setiap hari untuk memastikan kaki tetap bersih.
Jangan lupa mencuci bagian disela-sela jari. Segera keringkan kaki setelah dicuci.
Kulit kaki yang basah akan membuatnya tidak elastis sehingga mudah mengalami pecah-pecah.
3. Potong kuku kaki secara teratur.
Berhati-hatilah, jangan memotong terlalu pendek yang dapat mengakibatkan luka pada kulit.
Khusus untuk wanita, cat kuku sebaiknya hanya dipakai maksimal selama seminggu. Gunakan cairan pembersih cat kuku untuk membersihkan cat kuku secara tuntas.
Pemakaian cat kuku dalam jangka lama dapat menyebabkan kuku rapuh dan menimbulkan masalah kaki lainnya.
4. Pilih sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki Anda.
Ketika membeli sepatu baru, prioritaskan untuk memilih sepatu yang nyaman alih-alih sekedar gaya.
5. Sebisa mungkin, hindari berjalan atau berlari dengan bertelanjang kaki meski sedang berada di rumah.
Berjalan bertelanjang kaki dapat menyebabkan sebuah insiden yang dapat mengganggu kondisi kaki. Pakailah sandal meskipun sedang berada di dalam rumah.
6. Setelah berdiri lama, berjalan, atau berlari, sejenak mengangkat kaki ke dinding akan bermanfaat untuk kaki.
Cara ini juga akan melancarkan peredaran darah di vena. Melancarkan vena dapat membantu mencegah pembekuan darah setelah berdiri lama.
7. Jangan pernah mengabaikan rasa sakit pada kaki atau pergelangan kaki.
Rasa sakit umumnya berhubungan dengan adanya peradangan atau sebab lain yang tersembunyi. Segera konsultasikan dengan dokter ketika timbul rasa sakit pada kaki.

Tips Menjaga Kesehatan Tangan

Tip tangan halus, tips tangan putih, tips tangan lembut, tips tangan agar lembut, tips lengan berotot, tips tangan berurat, tips tangan berkeringat, tips tangan bengkak, tips tangan belang, tips tangan biar lembut, tips tangan biar halus, tips untuk menumbuhkan bulu tangan, tips tangan cantik,tips tangan cepat berotot.

Tangan memiliki dua definisi. Definisi yang luas adalah anggota badan dari siku sampai ke ujung jari tangan, sedangkan definisi yang sempit adalah anggota badan dari pergelangan sampai ujung jari tangan (bagian dalamnya disebut telapak tangan). Sebagian besar manusia memiliki dua tangan, biasanya dengan empat jari dan satu ibu jari. Jika jari-jari ditekuk erat, tangan akan membentuk suatu kepalan. Selain manusia, banyak jenis hewan lain yang memiliki tangan, terutama dari kelompok primata. Ibu jari disebut juga jari jempol. Selain itu keempat jari yakni jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan jari kelingking.



tips menjaga kesehatan tangan


Maka dari itu, semua orang sadar akan pentingnya mencuci tangan yang akan membantu dalam menjaga kesehatan. kebersihan tangan harus selalu dijaga agar terhindar dari penularan berbagai penyakit. Membiasakan mencuci tangan ketika akan memegang makanan, setelah melakukan buang air besar atau buang air kecil dan juga setelah memegang hewan peliharaan adalah cara yang tepat dan akurat.


Selain itu mencuci tangan penting dilakukan ketika akan menyentuh bagian hidung mulut dan mata dikarenakan tangan merupakan bagian tubuh yang banyak menyimpan perkembangan biakan bakteri dan virus yang dapat menular. Selain memperhatikan frekuensi mencuci tangan yang terpenting adalah cara mencuci tangan yang benar yang seringkali diabaikan oleh masyarakat, padahal mencuci tangan yang benar dapat menentukan kesehatan anda.


Menurut WHO terdapat berbagai cara untuk menjaga kebersihan tangan, termasuk tanpa menggunakan air dan sabun. Para peneliti telah menemukan sebuah metode membersihkan tangan tanpa menggunakan air dan sabun. Metode tersebut menggunakan sediaan yang mengandung Hand sanitizer didesain sebagai produk yang digunakan jika air dan sabun tidak tersedia.


Agar efektif, produk ini mengandung setidaknya 60% alkohol. Selain itu, produk ini juga mengandung bahan yang dapat menurunkan jumlah kuman, walaupun tidak dapat menghilangkan seluruh kuman di tangan. Yang perlu Anda diperhatikan, gunakanlah hand sanitizer yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti bahan pemutih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka gunakan hand sanitizer sesuai dengan petunjuk penggunaan yang disarankan.


Berikut adalah langkah-langkah Menjaga Kesehatan Tangan ( healt ):



  • Pertama tama anda dapat mengajarkan anak anda dengan membasahi tangan setinggi pergelangan tangannya bagian bawah hingga air mengalir.Gunakan air yang mengalir, seperti langsung dari kran sehingga memperkecil adanya perkembangan bakteri pada penggunaan air sebelumnya.


  • Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menggunakan sabun. Sabun dapat mengurangi kuman dan bakteri yang berada di tangan dengan cepat sehingga sangat dianjurkan penggunaannya.


  • Ketiga adalah menggosok tangan ke telapak tangan dengan cara menempelkan tangan kanan ke punggung tangan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan sela-sela jari. Lanjutkan dengan bagian bawah tangan dan punggung tangan bersentuhan, gosok dengan menggunakan sabun dan yang terahir bersihkan pula kuku anak anda.


  • Langkah ke empat adalah dengan membilas kembali dengan menggunakan air bersih secara menyeluruh dari bagian lengan bawah hingga ujung jari.


  • Hal yang seringkali dilupakan adalah menutup kran dengan menggunakan alat bantu, anda dapat mengajarkan anak anda menutup kran menggunakan tisu atau sikut sehingga tangan tidak kotor oleh kuman lagi


  • Terakhir keringkan dengan menggunakan handuk atau tissu dan hindari dalam menyentuh benda di sekitar wastapel ketika setelah mencuci tangan. Sehingga apabila kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar telah diterapkan akan membantu anak anda dalam menjaga kesehatan terutama pada saat musim hujan dan menghindarinya dari  berbagai jenis penyakit.

11 Cara Menjaga kesehatan dan Kebersihan Hidung

Tubuh terdiri dari beberapa organ yang sangat penting untuk menunjang kehidupan kita, dimana masing-masing dari organ tubuh tersebut memiliki tugas dan fungsi sendiri-sendiri. Untuk itulah, maka kita harus selalu berusaha agar organ tubuh tersebut tetap dalam kondisi yang sehat dan prima, agar nantinya mereka dapat melakukan tugasnya dengan baik sehingga kita menjadi pribadi yang sehat. Salah satu organ tubuh yang harus kita jaga adalah hidung, dimana selain untuk bernafas, organ tersebut juga bertindak sebagai indera penciuman bagi kita.
Pendapat Ahli Mengenai Kesehatan Hidung
” Menurut seorang dalam bidang alergi dan imunologi di Klinik Lahey di Burlington yang bernama Josep E. Kelleher, MD, menyatakan bahwa hidung dan sinus merupakan garis pertahanan pertama dalam sistem pernafasan, dimana keduanya terdiri dari beberapa jaringan seperti membran mukosa, serta silia yang bertujuan untuk menyaring serta melembabkan udara yang kita hirup. Jika hidung kita mengalami masalah atau gangguan kesehatan, maka organ tersebut tidak akan dapat bekerja dengan baik dan akan berdampak pada kesehatan organ tubuh lainnya seperti masalah pernafasan maupun masalah pada suara Anda. ”
Lalu apa saja yang perlu kita lakukan agar hidung kita tetap dalam kondisi yang sehat? Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan guna mendapatkan indera penciuman tersebut tetap sehat, diantaranya adalah :
1. Lindungi hidung dari debu dan polusi lainnya
Saat melakukan aktivitas di tempat-tempat yang banyak mengandung debu maupun pada saat sedang berkendara, hal itu akan menyebabkan hidung Anda menghirup zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Debu serta udara yang telah tercemar yang terhirup akan membuat hidung menjadi kotor. Nah, untuk melindungi organ tersebut, maka sebaiknya Anda menutup hidung atau menggunakan masker selama beraktivitas di tempat-tempat tersebut.
2. Berusaha menghindari sumber alergi
Jika Anda seorang penderita alergi, maka yang perlu dilakukan adalah meminimalkan kontak dengan sumber-sumber alergi seperti debu, serbuk sari, bulu binatang (contohnya : bahaya bulu kucing), bahaya asap rokok, maupun sumber lainnya guna mencegah kerusakan pada organ hidung dan sinus Anda.
3. Meningkatkan kualitas udara yang bersih di lingkungan
Ini merupakan salah satu langkah sederhana dalam upaya melindungi hidung dari hal-hal yang dapat merugikan kesehatannya. Adapun hal-hal yang harus dilakukan guna menciptakan udara yang bersih di lingkungan sekitar Anda agar dapat menurunkan resiko indera penciuman Anda tersebut dari gangguan kesehatan antara lain adalah :
  • Mencuci gorden maupun sprei tempat tidur secara rutin (minimal 2 hari sekali)
  • Mengganti karpet lantai misalnya dengan ubin kayu
  • Bersihkan mainan anak-anak dari debu dan kotoran
  • Mengganti bantal secara rutin
  • Jangan biarkan hewan peliharaan seperti kucing singgah di tempat tidur
  • Pergunakan filter udara
  • Lengkapi rumah dengan ventilasi atau jendela agar bisa terjadi sirkulasi udara dalam ruangan
4. Menjaga kelembapan udara dalam ruangan

Udara yang kering akan dapat menyebabkan organ sinus menjadi kering. Akibatnya organ tersebut akan menjadi rentan terinfeksi bakteri berbahaya. Untuk itu, cobalah untuk menjaga dan meningkatkan kelembaban udara dalam ruangan, terutama di musim dingin. Tingkat kelembaban udara yang baik bagi kesehatan organ sinus maupun kulit adalah sekitar 40 hingga 50 persen.
Kelembaban udara diatas 60% akan meningkatkan pertumbuhan jamur, tungau dan debu. Kelembaban udara yang tepat dan terjaga akan membantu menurunkan resiko terkena berbagai macam penyakit seperti asma maupun penyebab alergi kulit lainnya. Anda dapat menggunakan alat seperti humidifier maupun vaporizer untuk hal tersebut.
5. Penuhi asupan cairan dalam tubuh
Memenuhi asupan cairan dalam tubuh akan sangat bermanfaat untuk menjaga agar organ sinus dan hidung agar tetap lembab. Hal tersebut dapat mempromosikan hidung yang lebih sehat dan kurang rentan terhadap serangan infeksi penyakit berbahaya.
6. Hindari sumber infeksi
Jika ada orang-orang yang dekat dengan anda sedang mengalami gangguan kesehatan seperti flu, pilek, maupun infeksi pernafasan. Maka langkah yang terbaik bagi adalah dengan menghindari penyebaran virus pada diri adalah dengan menghindari kontak dekat dengan mereka. Kenapa? Karena pada saat mereka bersin, virus penyakit menular dan bakteri penyebab gangguan-gangguan kesehatan tersebut dapat terbawa udara yang kita hirup. Hal inilah yang akan menyebabkan kita tertular.
7. Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun
Langkah tepat dan cukup mudah dilakukan untuk terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat menyerang hidung dan sinus adalah dengan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Cara mencuci tangan yang benar adalah menggunakan sabun agar kuman penyebab penyakit menjadi mati.
8. Bersihkan kotoran yang menempel di hidung
Saat seseorang terkena serangan flu ataupun pilek, biasanya akan diiringi dengan keluarnya lendir setiap kali bersin. Jika lendir tersebut dibiarkan begitu saja, maka hal tersebut akan mengering dan melekat di hidung. Ini akan membuat hidung terlihat kotor dan jorok. Maka saat bersin, sebaiknya segera membersihkan lendir-lendir tersebut agar hidung selalu bersih. Selain itu, pergunakanlah masker untuk menghindari penyebaran virus pada orang lain.

9. Hindari mengorek hidung dengan tangan
Tangan merupakan salah satu agen yang dapat menghantarkan kuman maupun bakteri penyebab penyakit. Untuk itu sebaiknya, hindari kegiatan mengorek hidung dengan tangan. Selain itu, kegiatan mengorek hidung dengan tangan akan dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada indera penciuman, seperti mimisan. Ada baiknya jika saat hidung \terasa kotor dan gatal, sebaiknya dibersihkan dengan menggunakan handuk atau kain yang bersih dan basah.
10. Bersihkan hidung dengan air garam
Sebuah study telah menunjukkan bahwa membersihkan hidung dan organ sinus dengan menggunakan larutan garam hangat, dapat membantu menurunkan resiko infeksi maupun masalah kronis lainnya pada organ tersebut. Anda juga dapat menggunakan produk-produk pembersih hidung yang saat ini telah banyak dijual di apotek-apotek.
11. Perhatikan penggunaan obat-obatan
Penggunaan beberapa jenis obat-obatan secara terus menerus dapat menyebabkan masalah pada hidung sebagai efek samping. Masalah tersebut diantaranya adalah hidung tersumbat yang diakibatkan oleh kemacetan rebound. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis lainnya sebelum mengkonsumsi obat-obatan.
Hidung merupakan salah satu organ paling vital yang dimiliki tubuh kita. Jika organ tersebut tidak terawat dengan baik, maka akan sangat mudah baginya untuk terkena paparan polusi, debu, dampak perubahan suhu, maupun infeksi yang pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan padanya. Untuk itu, sudah sepantasnyalah jika kita selalu menjaga kesehatan organ tersebut yaitu dengan jalan belajar bagaimana cara merawat organ tersebut dengan lebih baik. Karena dengan perwatan yang baik akan dapat membebaskan hidung dari sakit maupun gejala lainnya.

Cara mudah menjaga kebersihan & kesehatan mulut & gigi

Dengan lebih dari 90% materi yang masuk tubuh kita melalui mulut, tak heran jika kita perlu menjaga kebersihan mulut dan gigi yang tak lain adalah jendela menuju hidup sehat.

Anda sering sakit gigi? Ataukah gigi Anda ada yang berlubang? Sebagai bagian tubuh yang memiliki peranan penting, yaitu sebagai alat komunikasi dan juga konsumsi baik makanan maupun minuman, kebersihan mulut harus kita perhatikan.
Oral Hygiene (kebersihan mulut) adalah upaya melaksanakan kebersihan rongga mulut, lidah dari semua kotoran/sisa makanan. Kebersihan gigi dan mulut yang buruk tidak hanya menyebabkan bau mulut, kerusakan gigi dan radang gusi, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Cara paling sederhana adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari yakni setelah sarapan dan sebelum tidur.
Merawat gigi dan gusi perlu dilakukan sedini mungkin. Langkah-langkah yang dilakukan dalam merawat kebersihan gigi dan mulut adalah sebagai berikut:
1. Sikatlah gigi dengan benar minimal 2 kali sehari; pagi sehabis sarapan dan malam sebelum tidur. Pastikan sikat gigi Anda bersih sebelum digunakan
2. Jangan tunggu sikat gigi Anda mekar. Ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali. Pilih sikat gigi berbulu lembut dengan kepala sikat yang dapat menjangkau semua bagian gigi
3. Sebagai indera pengecap yang terbilang sensitif, lidah adalah bagian yang paling sering terpapar makanan yang masuk ke mulut, karenanya rajinlah menyikat lidah
4. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride
5. Gunakan cairan antiseptik untuk berkumur setelah gosok gigi
6. Gunakan benang gigi sekali sehari untuk mengangkat plak yang tidak dapat disentuh oleh sikat gigi dan obat kumur
7. Kunyah permen karet tanpa gula untuk meningkatkan aliran air liur yang dapat membersihkan partikel makanan dan asam penyebab kerusakan gigi
8. Hindari makanan yang banyak mengandung gula dan manis
9. Minum air putih setelah makan
10. Biasakanlah untuk makan buah-buahan segar karena seratnya dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di gigi
11. Konsumsi makanan yang seimbang dan kaya kalsium, seperti susu, keju, telur, ikan teri, bayam, katuk, sawi, dan agar-agar
12. Hindari stres dan jaga daya tahan tubuh, antara lain dengan mengonsumsi vitamin C dan makan makanan bergizi
13. Melakukan pemeriksaan berkala ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

4 Langkah Penting untuk Menjaga Kesehatan Telinga

Telinga merupakan salah satu panca indera yang harus dijaga kesehatannya. Semakin tua umur Anda, kemampuan telinga untuk mendengar bisa semakin menurun. Sama seperti mata yang bisa mengalami penurunan kemampuan melihatnya saat Anda semakin tua. Untuk itu, Anda disarankan untuk menjaga kesehatan telinga Anda mulai dari sekarang, sedini mungkin.
Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan telinga adalah:

1. Bersihkan telinga dengan cara yang benar

Anda mungkin beranggapan bahwa Anda harus rutin membersihkan telinga dengan cotton bud. Namun, ternyata anggapan Anda ini salah. Justru, Anda tidak dianjurkan untuk memasukkan cotton bud atau sesuatu lainnya ke dalam telinga untuk membersihkan telinga. Memasukkan cotton bud  ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga masuk ke dalam. Selain itu, memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga juga berisiko dapat merusak organ sensitif dalam telinga, seperti gendang telinga.
Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga? Telinga merupakan organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalam telinga berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga. Jadi, fungsi cairan lilin ini sangat penting untuk kesehatan telinga dan adanya kotoran telinga merupakan sesuatu yang normal. Jika Anda mempunyai kelebihan cairan lilin ini, Anda dapat membersihkan daerah sekitar rongga telinga dengan handuk lembut. Atau, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk membersihkan telinga Anda dengan alat khusus.

2. Lindungi telinga Anda dari suara keras

Fungsi telinga adalah untuk mendengar. Namun, telinga mempunyai kapasitas kemampuan untuk mendengar suara. Tidak semua suara masuk ke dalam kategori aman untuk didengar telinga. Terlalu sering terpapar dengan suara keras, dapat membuat kemampuan mendengar Anda berkurang. Sumber suara keras ini bisa bermacam-macam, misal dari lingkungan kerja Anda, dari musik yang Anda dengarkan, dan lain sebagainya. Untuk menjaga kesehatan telinga, Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini:
  • Jika lingkungan kerja Anda selalu menciptakan suara keras, seperti saat saat memotong rumput, menggunakan alat-alat listrik yang mengeluarkan suara, dan sebagainya, sebaiknya Anda menggunakan pelindung telinga.
  • Jika Anda suka mendengarkan musik, sebaiknya jangan mengatur volume pemutar musik Anda terlalu keras. Jika Anda mendengarkan musik melalui headphone dan suaranya terdengar oleh orang di dekat Anda atau Anda sampai tidak dapat mendengar suara lain, artinya volume musik Anda terlalu keras dan Anda harus menurunkannya. Selain itu, jangan terlalu sering menggunakan headphone untuk mendengarkan musik. Berilah waktu telinga Anda untuk beristirahat. Anda dapat mengikuti aturan 60/60 saat mendengarkan musik melalui headphone. Artinya, batas volume musik Anda adalah tidak lebih dari 60% dan Anda menggunakannya tidak lebih dari 60 menit sehari.
  • Jangan mendengarkan dua sumber suara keras dalam satu waktu. Ini justru dapat merusak pendengaran Anda. Misalnya, saat ada orang yang sedang membersihkan rumah dengan vacuum cleaner yang mengeluarkan suara berisik, Anda jangan membesarkan volume televisi atau malah mendengarkan musik dengan suara keras.
  • Jika Anda suka menonton konser atau pergi ke tempat yang memutar musik dengan suara keras, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga.

3. Jaga telinga Anda agar tetap kering

Telinga yang selalu basah atau kelembaban telinga yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang (swimmer’s ear) atau otitis eksterna. Swimmer’s ear adalah infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh air yang terjebak di saluran telinga sehingga mengakibatkan bakteri terperangkap. Dalam lingkungan yang hangat dan lembab, bakteri ini semakin banyak jumlahnya sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga.
Oleh karena itu, pastikan telinga Anda selalu kering. Jika Anda hobi berenang, ada baiknya Anda menggunakan penyumbat telinga untuk renang untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Jika Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga, segera miringkan kepala Anda dan tarik cuping telinga Anda untuk merangsang air ke luar. Jangan lupa, untuk selalu mengeringkan telinga Anda dengan handuk kering setiap selesai berenang dan juga setiap selesai mandi, ini penting.

4. Lakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter

Memeriksakan telinga Anda ke dokter penting untuk dilakukan, terlebih lagi saat usia Anda mulai menua. Gangguan pendengaran berkembang secara bertahap, sehingga Anda perlu memastikan kondisi telinga Anda dalam keadaan sehat setiap waktu. Anda perlu untuk melakukan tes awal pendengaran sehingga Anda dapat mengukur dan mengambil tindakan setiap ada gangguan pendengaran yang Anda rasakan. Pemeriksaan telinga juga dilakukan untuk memastikan tidak ada penumpukan kotoran telinga di dalam telinga. Jika ada, telinga Anda mungkin butuh untuk dibersihkan.

Tujuh Cara Menjaga Kesehatan Mata

Mencegah lebih baik daripada mengobati, tidak terkecuali untuk kesehatan mata. Banyak cara sederhana untuk melakukannya. Beberapa langkah mudah berikut ini bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata Anda.

Rutin Memeriksakan Mata

Tua, muda, pria, wanita harus rutin memeriksakan mata ke dokter spesialis mata setidaknya 2 tahun sekali agar penglihatan selalu sehat dan terlindungi. Orang dewasa yang sudah berumur lebih dari 40 tahun bahkan disarankan untuk memeriksakan mata setahun sekali. Ini berguna untuk mencegah penyakit mata yang berkaitan dengan penambahan usia, seperti glaukoma dan katarak. Bahkan pada usia antara 6-12 bulan, mata anak sudah harus diperiksa untuk mendeteksi masalah penglihatan yang mungkin dapat memengaruhi kemampuan belajarnya.
tujuh cara menjaga kesehatan mata - alodokter
Cari tahu pula tentang riwayat kesehatan mata keluarga. Mengapa? Karena banyak penyakit atau masalah mata yang diturunkan dari orang tua ke anak. Selain itu, ada penyakit yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan mata, contohnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Dengan pemeriksaan rutin, berbagai penyakit mata dan gejalanya dapat terdeteksi lebih dini. Pengobatannya pun tentu akan lebih mudah.

Mengonsumsi Makanan Bergizi

Penelitian menunjukkan jika vitamin C dan E, zinc, lutein, asam lemak omega-3 diduga dapat membantu menangkal masalah mata terkait usia seperti katarak dan degenerasi makula mata. Sayuran berdaun hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, blueberry, blackberry, dan jeruk jika dikonsumsi secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata.

Jangan Terlalu Lama Menatap Komputer

Menatap layar komputer terlalu lama dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri leher, sakit  pada bahu dan punggung, mata kering dan tegang, sulit fokus menatap kejauhan, dan pandangan menjadi kabur. Jika Anda bekerja di depan komputer sepanjang hari, tiap 20 menit alihkan pandangan mata sejauh 6 meter selama 20 detik untuk mengurangi ketegangan pada mata. Atau bisa juga mengistirahatkan mata selama 15 menit tiap 2 jam sekali. Dan jika mata Anda terasa kering, seringlah mengedipkan mata.

Memakai Kacamata Hitam

Tidak hanya kulit yang perlu dilindungi dari efek berbahaya sinar ultraviolet matahari, mata juga perlu. Terlalu sering terpapar sinar ultraviolet dapat menyebabkan katarak, penyakit makula degenerasi, kornea terbakar, dan bahkan kanker kelopak mata. Oleh karena itu, pakailah kacamata yang dapat memblokir sinar UVA dan UVB atau memakai topi ketika berjalan-jalan di siang hari.

Tidak Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit katarak,  degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang mampu menyebabkan kebutaan serta merusak retina. Merokok juga bisa menumbuhkan plak di aliran darah dan melemahkan arteri hingga menimbulkan risiko serangan jantung.

Membuang Makeup Lama

Pada riasan mata bentuk cair atau krim, bakteri dapat tumbuh dengan mudah. Buang dan ganti makeup Anda jika sudah 3 bulan digunakan. Selalu ingat untuk tidak meminjam dan meminjamkan makeup dari dan kepada orang lain. Serta pastikan untuk mencuci wajah hingga bersih sebelum dan setelah memakai makeup. Jika mengalami infeksi ketika mengenakan makeup, hapus riasan dan segera temui dokter.

Rajin Olahraga

Penelitian mengungkapkan jika olahraga mungkin dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyempitan atau pengerasan pembuluh darah.
Cara menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan tidak mengabaikan berbagai masalah pada mata. Jika terasa seperti ada butiran pasir di mata, bilas dengan air bersih. Dan jika mata terasa gatal atau berubah merah, atasi dengan obat tetes mata atau kompres dingin.
Segera periksakan ke dokter mata jika gejala seperti di atas terus berlanjut. Atau jika mata terasa sakit, bengkak, sensitif terhadap cahaya, seperti ada bintik-bintik gelap mengambang ketika melihat, atau setiap kali Anda tidak dapat melihat secara normal.